Selamat Datang!

Di website resmi sekolah kami.

kepsek utk divisi2

Selamat Datang di website SMK Negeri 1 Panyingkiran Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat

Profil SMKN 1 Panyingkiran (2015)

  • gelar wisuda 2017 01
  • gelar wisuda 2017 02
  • gelar wisuda 2017 03
  • kampus 1
  • 1 kompetisi jaringan 2017
  • unbk 1
  • milad 2017 4
  • milad 2017 3
  • milad 2017 futsal 3
  • Pelatihan Angkatan 2
  • brosur ppdb 2017 1
  • brosur ppdb 2017 2
  • sosialisasi gls 1
  • ujikom rpl tahap eksternal
  • uji coba unbk 1
  • ujikom internal BB 2
  • Pelatihan Angkatan 1
  • pelatihan mikrotik blog1
    ..
  • foto1

  • penghargaan juara lks 2016
  • Karya Inovasi Jurusan 2016

  • penutupan pelatihan jurusan
  • Gelar Wisuda XII SMKN 1 Panyingkiran (Sabtu, 06 Mei 2017)
  • Gelar Wisuda XII SMKN 1 Panyingkiran (Sabtu, 06 Mei 2017)
  • Gelar Wisuda XII SMKN 1 Panyingkiran (Sabtu, 06 Mei 2017)
  • Kampus SMK Negeri 1 Panyingkiran
  • Selamat ... atas prestasi yang telah diraih sebagai Juara 2 Kompetisi Jaringan - Dinamik 12 UPI Tahun 2017
  • UNBK (3 - 6 April 2017)
  • Milad Ke-12 SMK Negeri 1 Panyingkiran Tahun 2017
  • Milad Ke-12 SMK Negeri 1 Panyingkiran Tahun 2017
  • Milad Ke-12 SMK Negeri 1 Panyingkiran Tahun 2017 --- (Futsal)
  • Pemberian Sertifikat Pelatihan Jurusan Angkatan 2 (Pelaksaan Pelatihan, tanggal 28-29 Januari 2017)
  • Brosur PPDB 2017 - SMK Negeri 1 Panyingkiran (1)
  • Brosur PPDB 2017 - SMK Negeri 1 Panyingkiran (2)
  • Sosialisasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMKN 1 Panyingkiran bersama Ibu Rina Sugiartinengsih (25-3-2017)
  • Uji Kompetensi Praktik SMKN 1 Panyingkiran Tahun 2017 (Tahap Internal dan Eksternal -- 20 s.d. 25 Februari 2017, TKJ - RPL - MM - TP4 - ELIN - KIMIN - BB)
  • Uji Coba UNBK di SMK Negeri 1 Panyingkiran 13-14 Februari 2017
  • Pelaksanaan Uji Kompetensi Praktik Internal (Busana Butik) (8 - 9 Februari 2017)
  • Pemberian Sertifikat Pelatihan Jurusan Angkatan 1 (pelaksanaan pada tanggal 28 - 30 Desember 2016)
  • Pelatihan Mikrotik dan Blog (Sabtu - Minggu, 28 - 29 Januari 2017)
  • Mikrotik Akademy
  • Penghargaan kepada para siswa Juara LKS Tingkat Kabupaten Majalengka Tahun 2016
  • Karya Inovasi Jurusan 2016
  • Pelatihan Jurusan 2016 (pelaksanaan pada tanggal 28 - 30 Desember 2016)

LibraryFasilitas belajar merupakan sarana dan prasarana pembelajaran. Prasarana meliputi gedung sekolah, ruang belajar, lapangan olahraga, ruang ibadah, ruang kesenian dan peralatan olah raga. Sarana pembelajaran meliputi buku pelajaran, buku bacaan, alat dan fasilitas laboraturium sekolah dan berbagai media pembelajaran yang lain.

Sedangkan menurut H. M Daryanto (2006: 51) secara etimologi (arti kata) fasilitas yang terdiri dari sarana dan prasarana belajar, bahwa sarana belajar adalah alat langsung untuk mencapai tujuan pendidikan, misalnya lokasi/tempat, bangunan dan lain-lain,  sedangkan prasarana adalah alat yang tidak langsung untuk mencapai tujuan pendidikan, misalnya ruang, buku, perpustakaan, laboraturium dan sebagainya.

 
Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa fasilitas belajar adalah sarana dan prasarana yang digunakan untuk menunjang kegiatan belajar untuk mencapai tujuan pendidikan.
 

Macam-macam Fasilitas Belajar

Fasilitas belajar merupakan sarana dan prasarana yang dapat menunjang kelancaran proses belajar baik di rumah maupun di sekolah. Dengan adanya fasilitas belajar yang memadai maka kelancaran dalam belajar akan dapat terwujud. Kaitannya dengan fasilitas belajar, Slameto (2003: 63) mengemukakan bahwa:

Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya, misal makan, pakaian, perlindungan kesehatan dan lain-lain, juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar, meja, kursi, penerangan, alat tulis-menulis, buku-buku dan lain-lain. Fasilitas belajar itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempunyai cukup uang.

Berdasarkan pengertian di atas dapat diketahui bahwa fasilitas belajar erat kaitannya dengan kondisi ekonomi orang tua siswa. Dengan kondisi ekonomi orang tua yang baik, maka orang tua akan lebih mempunyai kemampuan untuk mencukupi kebutuhan anaknya termasuk dalam hal penyediaan fasilitas belajar di rumah yang memadai.
 
Begitu juga dengan pemenuhan kelengkapan fasilitas di sekolah, jika sekolah memiliki kemampuan keuangan yang baik, maka kelengkapan fasilitas penunjang kegiatan belajar siswa dapat terpenuhi dengan baik. Semakin lengkap fasilitas belajar, akan semakin mempermudah dalam melakukan kegiatan belajar.
Sebagaimana dikemukakan oleh S. Nasution (2005: 76) bahwa:

Untuk memperbaiki mutu pengajaran harus di dukung oleh berbagai fasilitas, sumber belajar dan tenaga pembantu antara lain diperlukan sumber-sumber dan alat-alat yang cukup untuk memungkinkan murid belajar secara individual. Antara lain diperlukan sumber-sumber dan alat-alat yang cukup untuk memungkinkan murid belajar secara individual.    

Dengan demikian, adanya fasilitas belajar yang lengkap diharapkan akan terjadi perubahan, misalnya dengan sekolah menyediakan fasilitas belajar yang lengkap, siswa akan lebih bersemangat dalam belajar, siswa tidak perlu meminjam ataupun menggantungkan tugasnya pada teman, karena ia dapat mengerjakan tugasnya sendiri dengan bantuan fasilitas yang telah disediakan.
 
Ketersediaan fasilitas belajar di sekolah yang lengkap dan memadai juga merupakan indikasi atau syarat menjadi sekolah yang efektif. Sekolah yang efektif sendiri menurut Levine dalam Burhanuddin Tola   dan Furqon (2008)dapat diartikan sebagai sekolah yang menunjukkan tingkat kinerja yang diharapkan dalam menyelenggarakan proses belajarnya, dengan menunjukkan hasil belajar yang bermutu pada peserta didik sesuai dengan tugas pokoknya.
 
Pada akhirnya konsep sekolah efektif ini berkaitan langsung dengan mutu kinerja sekolah. Sebagaimana dikemukakan oleh Satori dalam Burhanuddin Tola dan Furqon (2008), bahwamutu pendidikan (MP) di sekolah merupakan fungsi dari mutu input peserta didik yang ditunjukkan oleh potensi siswa (PS), mutu pengalaman belajar yang ditunjukkan oleh kemampuan profesional guru (KP), mutu penggunaan fasilitas belajar (FB), dan budaya sekolah (BS) yang merupakan refleksi mutu kepemimpinan kepala sekolah. Pernyataan tersebut dapat dirumuskan dalam formula sebagai berikut: MP = f (PS.KP.FB.BS)
 
Fasilitas belajar yang dimaksudkan dalam pernyataan tersebut adalah menyangkut ketersediaan hal-hal yang dapat memberikan kemudahan bagi perolehan pengalaman belajar yang efektif dan efisien.  Fasilitas belajar yang sangat penting adalah laboratorium yang memenuhi syarat bengkel kerja, perpustakaan, komputer, dan kondisi fisik lainnya yang secara langsung mempengaruhi kenyamanan belajar.
 
Berdasarkan penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya fasilitas belajar yang lengkap dan memadai merupakan salah satu faktor dari mutu kinerja sekolah yang efektif. Sekolah akan menjadi sekolah yang mempunyai mutu baik jika dalam penyelengaraan kegiatan belajarnya tidak hanya didukung oleh potensi siswa, kemampuan guru dalam mengajar ataupun oleh lingkungan sekolah, akan tetapi juga harus didukung adanya kelengkapan fasilitas belajar siswa yang memadai sehingga penggunaannya akan menunjang kemudahan siswa dalam kegiatan belajarnya.
 
Dalam Keputusan Menteri P dan K No. 079/1975, fasilitas belajar terdiri dari 3 kelompok besar yaitu:

1. Bangunan dan perabot sekolah
Bangunan di sekolah pada dasarnya harus sesuai dengan kebutuhan pendidikan dan harus layak untuk ditempati siswa pada proses kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bangunan sekolah terdiri atas berbagai macam ruangan. Secara umum jenis ruangan ditinjau dari fungsinya dapat dikelompokkan dalam ruang pendidikan untuk menampung proses kegiatan belajar mengajar baik teori maupun praktek, ruang administrasi untuk proses administrasi sekolah dan berbagai kegiatan kantor, dan ruang penunjang untuk kegiatan yang mendukung proses belajar mengajar. Sedangkan perabot sekolah yang pada umumnya terdiri dari berbagai jenis mebel, harus dapat mendukung semua semua kegiatan yang berlangsung di sekolah, baik kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan administrasi sekolah.
 
2. Alat pelajaran
Alat pelajaran yang dimaksudkan disini adalah alat peraga dan buku-buku bahan ajar. Alat peraga berfungsi untuk memperlancar dan memperjelas komunikasi dalam proses belajar mengajar antara guru dan siswa. Buku-buku pelajaran yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, biasanya terdiri dari buku pegangan, buku pelengkap, dan buku bacaan.

3. Media pendidikan
Media pengajaran merupakan sarana non personal yang digunakan atau disediakan oleh tenaga pengajar yang memegang peranan dalam proses belajar untuk mencapai tujuan instruksional. Media pengajaran dapat dikategorikan dalam media visual yang menggunakan proyeksi, media auditif, dan media kombinasi.

Sumber: http://www.pendidikanekonomi.com/2013/01/fasilitas-belajar.html

Gambar: http://www.baisedu.org/about/facilities/

Video Poster Sekolah

Video Aplikasi Bel Sekolah

Video Sekilas tentang Website smkn1panyingkiran.sch.id

Video Karya Inovasi Jurusan 2016

Video Intro Website Sekolah

Video Pelatihan Jurusan 2016

Video Penerapan Pemrograman Komputer dalam Pemilihan Pengurus OSIS (e-voting)(2009 - ...)

Video Paket Keahlian yang ada di SMKN 1 Panyingkiran

Statistik Pengunjung

00235378
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
33
1738
2957
222603
65822
52646
235378

IP Anda: 192.168.1.2
30-05-2017 00:07

Peta Lokasi Sekolah

Kalender Pendidikan

No event in the calendar
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

Subscribe Channel Youtube - SMK Negeri 1 Panyingkiran

chanel youtube smkn1panying

UNBK 2017 (3 - 6 April 2017)

Menjelang
UNBK SMK/MAK (Susulan)
18 - 19 Aprili 2017  (POS UN)

semoga berhasil dan sukses


-- smkn1panyingkiran.sch.id --

Fasilitas Sekolah

Pendukung fasilitas inti pembelajaran di sekolah yang dapat digunakan oleh warga sekolah.

Selengkapnya....

- - - - -

Program Sekolah

Membimbing tingkat potensi kecerdasan siswa secara mendalam yang didukung pakar dibidangnya.

Selengkapnya...

- - - - -



SMK Negeri 1 Panyingkiran
Jalan Kirapandak Desa Karyamukti Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka Telp. (0233) 282985 Provinsi Jawa Barat Kode POS 45459
email : smkn1pnyk@yahoo.co.id | https://www.facebook.com/smkn1panyingkiran | https://twitter.com/smkn1pnyk
Paket Keahlian : TKJ | RPL | MM | TP4 | ELIN | KIMIIN | TABUS | TKR
Created by muchamadekisa@2017